๐Ÿƒ
๐Ÿงน

๐ŸŒฟ SOSIALISASI & LEMBAGA SOSIAL DI SEKOLAH

Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mematuhi peraturan di lingkungan sekolah sebagai pondasi untuk menuju generasi indonesia emas
KELOMPOK 5
Zainal Arifin Junida Adelia Muhammad Firza Noor Raehana
X TKJ A
๐Ÿ—‘๏ธ Sekolah Bersih, Belajar Nyaman, Prestasi Gemilang ๐Ÿ—‘๏ธ

๐Ÿ“˜ PENGENALAN

Sekolah merupakan tempat untuk belajar ilmu pengetahuan sekaligus tempat membentuk karakter dan perilaku siswa.

Di sekolah, siswa belajar disiplin, bekerja sama, menjaga kebersihan, serta menghormati guru dan teman.

Melalui sosialisasi dan lembaga sosial di sekolah, siswa diajarkan pentingnya hidup tertib dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Sekolah bersih

๐Ÿ“– PENGERTIAN SOSIALISASI

Sosialisasi adalah proses seseorang mempelajari nilai, norma, aturan, dan kebiasaan yang berlaku dalam kehidupan masyarakat.

Di sekolah, sosialisasi dilakukan melalui:

Melalui sosialisasi, siswa belajar menjadi pribadi yang disiplin, sopan, dan bertanggung jawab.

Interaksi siswa

๐Ÿซ LEMBAGA SOSIAL DI SEKOLAH

Lembaga sosial adalah organisasi atau sistem yang membantu mengatur kehidupan masyarakat agar berjalan tertib.

Contoh lembaga sosial di sekolah:

Lembaga sosial memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa, meningkatkan kerja sama, dan melatih kepemimpinan.

Organisasi sekolah

๐ŸŒฑ PENTINGNYA KEBERSIHAN SEKOLAH

Kebersihan sekolah sangat penting karena lingkungan yang bersih membuat suasana belajar menjadi nyaman dan sehat.

Manfaat kebersihan sekolah:

Kebersihan sekolah harus dijaga bersama oleh seluruh warga sekolah.

Lingkungan bersih
โ“1. Mengapa menjaga kebersihan lingkungan sekolah sangat penting?

๐Ÿงน PROGRAM KEBERSIHAN SEKOLAH

Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan.

Kerja bakti
โ“2. Apa program dari sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah?

โœ… EFEKTIVITAS PROGRAM

Program kebersihan akan berhasil apabila:

Jika semua pihak bekerja sama, sekolah akan menjadi lebih nyaman dan sehat.

Kerja sama
โ“3. Apakah program tersebut sangat efektif terhadap lingkungan sekolah jika dilaksanakan?

โš ๏ธ KENDALA YANG DIHADAPI

Kendala tersebut dapat menghambat terciptanya lingkungan sekolah yang bersih.

Kendala kebersihan
โ“4. Apa saja kendala atau hambatan yang mungkin terjadi?

๐Ÿ’ก SOLUSI DAN UPAYA

Dengan solusi tersebut, siswa akan lebih peduli terhadap kebersihan sekolah.

Lomba kebersihan
โ“5. Bagaimana cara mengatasi kendala atau hambatan tersebut?

๐Ÿค PERAN SOSIALISASI

Sosialisasi membantu siswa menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat.

Peduli lingkungan
โ“6. Apakah perlu sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran siswa/siswi terhadap pentingnya menjaga lingkungan?

๐Ÿ“Œ PELANGGARAN DAN SANKSI

Contoh pelanggaran:

Sanksi yang diberikan:

Sanksi diberikan agar siswa lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Tata tertib
โ“7. Jika siswa/siswi masih melanggar program tersebut, bagaimana cara mengatasinya?

๐Ÿ‘ฅ PIHAK YANG TERLIBAT

Kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab bersama:

Kerja sama semua pihak sangat penting agar lingkungan sekolah tetap bersih dan nyaman.

Warga sekolah
โ“8. Bagaimana cara program tersebut tetap berjalan berkelanjutan ke depannya?

๐ŸŒŸ DAMPAK POSITIF

Lingkungan yang baik akan mendukung prestasi siswa.

Sekolah indah
โ“9. Apakah ada dampak negatif dari program tersebut? Jika ada sebutkan?
โ“10. Apa saja dampak positifnya dari program tersebut?

๐Ÿ“‹ D. HASIL OBSERVASI

Sistem Wawancara: Wawancara langsung dengan guru dan siswa di lingkungan sekolah.
No Situasi yang Diamati Bentuk Sosialisasi Lembaga yang Terlibat
1 Siswa melaksanakan piket kelas dan membersihkan lingkungan sekolah. Kerja sama, gotong royong, dan pembiasaan disiplin menjaga kebersihan. Sekolah, wali kelas, dan OSIS.
2 Guru memberikan arahan tentang pentingnya menjaga kebersihan sekolah. Sosialisasi melalui nasihat, aturan sekolah, dan pembelajaran. Wakassek, Waka kurikulum, Guru, dan organisasi kelas.

๐Ÿ“ CATATAN WAWANCARA

Wawancara dilaksanakan secara langsung dengan guru dan perwakilan OSIS.

Sebagai komunikator adalah Bapa Gilang yang dilaksanakan pada hari Rabu, 6 Mei 2026.

Zahratussyita, Sariatul Wahdah yang dilaksanakan pada Jum'at, 8 Mei 2026.

๐Ÿ“ KESIMPULAN

Sosialisasi dan lembaga sosial di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan yang bersih serta nyaman.

Melalui kerja sama, disiplin, dan rasa tanggung jawab, seluruh warga sekolah dapat menjaga kebersihan lingkungan sehingga suasana belajar menjadi sehat, aman, dan menyenangkan.

๐ŸŒŸ Sekolah Hebat Dimulai dari Lingkungan yang Sehat ๐ŸŒŸ
โœจ
๐ŸŒฟ

๐ŸŒฟ TERIMA KASIH ๐ŸŒฟ

Ada Pertanyaan?
โœจ "Sekolah Bersih, Belajar Nyaman, Prestasi Gemilang" โœจ